The Auratic School of FOCCT

“We can see clearly about all the things that people confused”

 

 

 

Perlukah Karakter Remaja Diukur?

Saya pernah melakukan wawancara  dengan seorang  calon karyawan dalam sebuah proses rekruitmen yang  sedang saya tangani. Saya, dalam wawancara tersebut , melihat bahwa hampir semua peserta wawancara  berusaha menjadi bergairah , energik , cerdas , menarik, dan siap kerja.

Pada akhir wawancara saya mulai merenungkan betapa membingungkan, bila kita akan melakukan penilaian, atau minimal membicarakan perbedaan antara kepribadian dengan karakter dan betapa pentingnya untuk memisahkannya.

Antara Kepribadian dan Karakter

Kepribadian mudah dibaca , dan kita semua ahli dalam hal itu . Kita bisa dengan mudah memberikan penilaian tertentu pada orang lain, misalnya  orang lucu , ekstrover , energik , optimis , percaya diri – serta terlalu serius , malas , negatif , dan pemalu ,bahkan  pada pertemuan pertama , atau segera sesudahnya, dan meskipun dalam kasus-kasus tertentu kita mungkin membutuhkan lebih banyak interaksi untuk meyakinkan  ciri kepribadian mereka , namun dalam  kenyataannya , biasanya kita bisa dengan mudah mengumpulkan data tersebut .
Karakter , di sisi lain , adalah satu bagian jiwa yang lebih rumit untuk dinilai dan dibutuhkan waktu serta proses yang jauh lebih lama untuk memecahkannya .  Karakter merupakan salah satu bagian dari sifat seseorang   yang akan diungkapkan hanya dalam kondisi yang sangat spesifik,seperti kejujuran , kebajikan , dan kebaikan . Ironisnya , penelitian telah menunjukkan bahwa ciri-ciri kepribadian sebagian besar berubah oleh lingkungan dan keadaan di masa hidupnya . Ciri-ciri karakter , lebih didasarkan pada keyakinan , dan meskipun keyakinan juga dapat diubah , namun perubahan tersebut relatif kecil, dibandingkan dengan format kesadarannya. Sebagai contoh misalnya, dalam kasus pencurian, pelaku baru menyesal atau menyadari bahwa perbuatannya adalah salah, setelah melakukan perbuatannya.

Mangapa begitu penting untuk memisahkannya?

Masalah penilaian tentang kesesuaian seseorang memiliki peran penting dalam hidup kita (karyawan , teman, kekasih , pasangan ), dimana kita semua memiliki kecenderungan luar biasa untuk mengamati ciri-ciri kepribadian dan selalu mengharapkan  kehadiran karakter  dari setiap orang yang kita temui.
Kita semua sadar bahwa setiap individu cenderung untuk menghubungkan kepribadian dan karakter dengan  dua alasan utama : 1) kita ingin seperti orang-orang yang sudah kita sukai, dan  2) cara yang paling dapat diandalkan untuk menilai karakter seseorang adalah melelahkan mereka  dan memberi mereka beban yang membutuhkan  waktu .  Pada akhirnya kita benar-benar perlu mengamati orang-orang dalam situasi tertentu  dan mencari bangunan karakter menantang untuk bisa memperoleh kondisi yang bisa diandalkan . Sebagai contoh, jika kita menemukan  seseorang yang mudah berbohong  maka kita begitu mudah menyimpulkan bahwa dia juga melakukan hal yang sama di masa lalunya, dan tidak mungkin bisa berubah di masa yang akan datang.
Keyakinan telah mendorong  individu untuk melakukan hal-hal seperti kebohongan , kejujuran. Pertanyaan yang kemudian muncul : mungkinkah ada cara untuk melihat sekilas keyakinan tersebut tanpa harus mengamatinya dengan proses pengamatan yang mendalam?

Tentu saja jawabnya adalah: kecil kemungkinannya bila tidak menggunakan teknik pengamatan yang spesifik.

Humanica Perfecta adalah salah satu tools pemeriksaan psikologis produksi Grahita Indonesia yang mampu mengungkap karakter secara tuntas. Tentu saja alat ukur ini memerlukan proses administrasi penyelenggaraan yang serius dan benar.  Tools pemeriksaan karakter ini dipaparkan dengan sajian baterai test dan terdiri dari beberapa stimulan yang menuntut respon khusus bagi penggunanya.

Hasil dari cakupan pengumpulan data dari alat ukur ini memang luar biasa, dengan validitas 0,04 pada perimeter standar dan reliabilitas 6 bulan, membuat alat ukur ini layak dipergunakan di semua kalangan pengguna yang membutuhkan.

Sumber : grahita.net